Jangan biarkan mimpimu
hilang begitu saja.
Buat jurnal mimpi. Analisis dengan AI. Temukan pola dan wawasan. Kendalikan mimpimu lewat lucid dream.
“Membantu kamu mencatat mimpi, menganalisisnya, bahkan mengajari cara lucid dream.”
“Setiap mimpi jadi kunci menuju rahasia kamu yang paling dalam.”
Seluruh penjelajahan mimpimu dalam satu aplikasi
Tangkap sebelum memudar
Tulis atau rekam mimpimu begitu bangun dan kelompokkan emosi, simbol, konteks, dan banyak lagi.
Analisis mimpimu dan temukan polanya
Pakai AI untuk menemukan makna dalam mimpimu dan analisis lanjutan untuk menemukan pola, tren, dan wawasan.
Jadi sadar dan bangun di dalam mimpi
Pakai berbagai alat kami dan latih tekniknya untuk jadi ahli lucid dream.
Fitur yang bakal kamu suka
Rekaman suara & transkripsi
Ceritakan mimpimu sambil setengah tidur dan ubah jadi laporan mimpi yang detail. Tanpa mengetik, tanpa lampu.
Pembuatan gambar dengan AI
Ubah mimpimu jadi gambar memukau yang menangkap rasanya.
Analisis mimpi buruk
Cari tahu apa yang ingin disampaikan mimpi buruk yang berulang.
Statistik lanjutan
Analisis emosi, tren, korelasi, dan banyak lagi.
Ekspor jurnalmu
Ekspor jurnalmu atau satu mimpi mana pun jadi PDF yang cantik atau format lain.
Analisis mimpi dengan AI
Tafsirkan mimpimu dan dapatkan bacaan personal yang mengajak merenung, lengkap dengan pertanyaan untuk menggali lebih dalam.
Kunci kode sandi
Kunci jurnalmu dengan kode sandi, Face ID, atau Touch ID biar cuma kamu yang bisa lihat.
Pengingat pagi
Dorongan lembut buat mencatat mimpi selagi masih segar.
Widget layar utama
Akses cepat buat mencatat mimpi atau reality check.
Alarm pintar
Alarm yang berbunyi di tahap tidur yang pas, dan mati sendiri.
Suara pengantar tidur
Lanskap suara untuk bantu kamu tertidur atau menjalankan teknik lucid dream.
Privat & terenkripsi
Mimpimu terenkripsi dan cuma milikmu. Ekspor atau hapus semuanya kapan saja.
Analisis yang balik bertanya
Tulis mimpimu. Oniri membacanya, menanyakan pertanyaan yang dipersonalisasi tentang mimpimu, lalu memberimu analisis pribadi atas mimpi itu.
Listrik mati di mana-mana dan semuanya kacau. Aku dan Tyler ambil makanan di pos perbekalan, dia bosan menunggu aku memilih lalu pergi. Kami menemukan rumah kosong, tapi kamar mandinya dibangun sangat kecil, langit-langitnya sekitar satu meter dua puluh. Setelah itu ada cowok di sebuah ladang yang memberiku nasihat, lalu pergi dengan motor trailnya. Aku lari mengejar, dia berharap aku melompat naik sambil dia jalan, dan waktu aku tidak bisa, dia jatuh karena menoleh ke arahku. Dia membentakku dan mimpinya selesai.
Apakah ada situasi yang bikin stres dalam hidupmu belakangan ini?
Ada, aku baru mulai kerja pertama yang serius dan ditempatkan di tim yang bukan tim yang aku lamar, jadi aku sedang mengusahakan pindah.
Bagaimana biasanya perasaanmu soal bergantung pada orang lain untuk nasihat atau dukungan?
Aku biasanya tidak bergantung pada orang lain.
Apakah kamu khawatir tidak memenuhi harapan orang lain atau harapanmu sendiri?
Iya, terus-terusan. Terutama harapanku sendiri, sih. Aku benci jadi orang yang bikin semua orang menunggu.

















